Articles by "Info Kampus"


Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Nabire, yang bernaung dibawah Yayasan Anak Karang Tumaritis (AKART) yang berkantor di kota Nabire, Papua Tengah, mulai menerima Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2022/2023 untuk program Sarjana Strata Satu, jurusan Pendidikan Jasmani.

Demikian hal tersebut dikatakan Jemmy Manan, S.Pi, DESS, DEA., selaku Wakil Ketua I STKIP Nabire, saat ditemui awak media di kantor Sekertariat STKIP Nabire, pada Rabu (16/11/22)

"Ya, sesuai Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi di Jakarta, yakni melalui SK Ijin Operasional Nomor 777 /E/0/2022, tertanggal 24 Oktober 2022, maka Program Studi Pendidikan Jasmani yang diusulkan sudah dinyatakan memenuhi persyaratan minimum akreditasi, sehingga kami bisa membuka penerimaan Mahasiswa Baru," demikian ungkap Manan

Manan juga membeberkan bahwa STKIP Nabire sudah membuka penerimaan Mahasiswa Baru sejak tanggal 27 Oktober hingga saat ini, dan sudah ada 15 orang yang mendaftarkan diri sebagai Calon Mahasiswa Prodi Penjas pada STKIP Nabire

"Untuk sementara sudah ada 15 orang yang mendaftar. Target kami 25 hingga 30 Mahasiswa untuk Angkatan pertama. Tidak perlu banyak-banyak karena kualitas yang kami utamakan. Jadi, kalo sudah memenuhi target, maka pendaftaran akan kami tutup dan siap untuk melangsungkan proses perkuliahan," jelas Manan

Wakil Ketua I STKIP Nabire: Jemmy Manan, S.Pi, DESS, DEA.

Mengakhiri penjelasannya, Manan menegaskan bahwa STKIP Nabire siap membantu Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk menyiapkan guru berkualitas yang siap menghadapi globalisasi dan disrupsi teknologi informasi saat ini

"Intinya STKIP Nabire siap menghasilkan guru-guru yang bijaksana dan cakap dalam mengajar sekaligus juga mampu menguasai teknologi yang berkembang semakin pesat, Jadi, kita butuh guru yang tanggap serta bijaksana menghadapi teknologi hari ini dan ke depannya", demikian pungkas Jemmy Manan, selaku Wakil Rektor I STKIP Nabire

Adapun waktu pendaftaran Mahasiswa Baru pada STKIP Nabire sementara berlangsung hingga tanggal 29 November 2022. Sementara tempat perkuliahan akan dilangsungkan di Gedung SD Negeri 02 Nabire, yang terletak di Jl. Jenderal Sudirman, tepatnya depan Kantor Kelurahan Karang tumaritis Nabire. (red)




Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Nabire berhasil memperoleh Akreditasi BAN-PT dengan peringkat "Baik" untuk pembukaan Program Studi Pendidikan Jasmani pada Program Sarjana (S1).

Demikian hal itu ditegaskan Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr. Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., Tefl., M.Phil (Oxon), ketika menyerahkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor: 777/E/O/2022, Tentang Izin Operasional Pendirian Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Nabire, pada hari Jum’at (4/11/22) bertempat di Gedung Guest House yang terletak di jalan Merdeka Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Mofu mengatakan bahwa STKIP Nabire telah memenuhi syarat Nasional Pendidikan Tinggi dan standar nasional Perguruan Tinggi dalam pengajuan pendirian dan pembukaan Program Studi baru.

"Saya ingin menyampaikan kepada masyarakat luas di seluruh Tanah Papua bahkan di seluruh Negara kesatuan Republik Indonesia bahwa STKIP Nabire telah memenuhi syarat Nasional Pendidikan Tinggi dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi telah dipenuhi, maka oleh sebab itu kepadanya diberikan ijin dengan Akreditasi Baik," demikian ditegaskan Mofu dalam sambutannya


Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua dan Papua Barat: Dr. Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., Tefl., M.Phil (Oxon)

Mofu juga meminta kepada DPRD dan Bupati selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan di STKIP Nabire sebab menurutnya dukungan Pemerintah sangat penting karena ke depannya STKIP Nabire bisa membantu Pemerintah dalam mengatasi kekurangan guru khususnya di Daerah Papua dan Papua Barat.

Ditempat yang sama, Abdy Busthan, selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Anak Karang Tumaritis (AKART) yang merupakan Badan Penyelenggara STKIP Nabire, mengatakan bahwa dengan perolehan Akreditasi Baik itu, pihaknya berkomitmen siap membantu Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat untuk menghasilkan guru berkualitas di Provinsi Papua Tengah

"Pada prinsipnya STKIP Nabire siap membantu Pemerintah untuk menyiapkan guru berkualitas mengingat data kekurangan guru di Tanah Papua mencapai angka 20.174 orang. Ini belum termasuk guru untuk hampir 500.000 orang penduduk usia sekolah yang tidak bersekolah. Jadi diperkirakan kekurangan guru bisa mencapai lebih dari 30-an ribu orang," demikian dikatakan Busthan dalam sambutannya.

Selain jumlah guru di Tanah Papua yang masih kurang, Busthan juga membeberkan bahwa penyebaran guru hingga saat ini juga tidak merata, dimana ketersediaan guru di wilayah dominan OAP jauh lebih sedikit dibandingkan wilayah non-OAP.

"Ya, jadi saya pikir dengan kekurangan serta penyebaran guru yang tidak merata ini, maka pengadaan jumlah dan peningkatan mutu guru adalah hal urgen dan harus menjadi prioritas pembangunan pendidikan di Papua pada tahun 2022 ini. Untuk itu STKIP Nabire siap membantu pemerintah menyiapkan tenaga guru bermutu yang berhati mulia, dan tanggap teknologi," demikian pungkas Busthan mengakhiri sambutannya. ***

Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr. Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., Tefl., M.Phil (Oxon), menyerahkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor: 777/E/O/2022, Tentang Izin Operasional Pendirian Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Nabire, pada hari Jum’at (4/11/22)

SK Ijin operasional tersebut diterima langsung oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Anak Karang Tumaritis (AKART), Abdy Busthan, selaku Badan Penyelenggara STKIP Nabire di Gedung Guest House yang terletak di jalan Merdeka Nabire, Provinsi Papua Tengah

Dalam sambutannya Mofu mengatakan bahwa Kabupaten Nabire patut berbangga karena hadir satu Perguruan Tinggi Baru dibawah naungan Kemendikbud Ristek dengan nama "STKIP Nabire" atau Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nabire, yang menyelenggarakan Program Studi Pendidikan Jasmani, Program Sarjana.

“Ini merupakan suatu sejarah bagi Kabupaten Nabire. Dan saat ini di kabupaten Nabire ada 4 Perguruan Tinggi Swasta yang resmi berada dibawah naungan Kemendikbud Ristek, yaitu: Uswim Nabire, STIKES Persada Nabire, STMIK Pesat Nabire, dan STKIP Nabire,” demikian dikatakan Mofu selaku Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua dan Papua Barat.

Mofu juga menegaskan bahwa STKIP Nabire telah memenuhi Syarat Standar Nasional Pendidikan Tinggi sehingga kepadanya diberikan Ijin Operasional dengan “Akreditasi Baik”

Mengingat STKIP Nabire telah resmi berdiri di Kabupaten Nabire, maka Mofu meminta agar Yayasan AKART dan Pengurus STKIP Nabire segera membuka penerimaan Mahasiswa Baru, dan kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati dan DPRD Kabupaten Nabire agar ke depannya bisa mendukung penyelenggaraan pendidikan di STKIP Nabire.

“Dukungan Pemerintah sangat penting mengingat ke depannya STKIP Nabire bisa memberikan kontribusi dan membantu Pemerintah dalam mengatasi kekurangan guru khususnya di Daerah Papua dan Papua Barat,” tutur Mofu dalam sambutannya.

Ditempat yang sama, ketua Dewan Pembina Yayasan Anak Karang Tumaritis, Abdy Busthan, mengatakan bahwa melalui STIKIP Nabire, pihaknya akan mempersiapkan guru yang bukan saja bisa mengajar tetapi juga mampu menguasai teknologi di erah digital saat ini.

“STKIP Nabire berkomitmen untuk mempersiapkan guru-guru yang professional, bijaksana dan cerdas untuk menghadapi perkembangan teknologi yang berkembang saat ini,” demikian pungkas Busthan dalam sambutannya.

Pantauan awak media, hadir dalam penyerahan SK Ijin Operasional tersebut unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire, Forkopimda Kabupaten Nabire, Wakil Ketua serta beberapa Anggota DPRD Kabupaten Nabire, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Pimpinan beberapa Perguruan Tinggi Swasta serta beberapa Kepala Sekolah SD, SMP dan SMA/SMK yang berada di Kabupaten Nabire. (Red)

Editor: Tonchi Numberi


MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget